Membuka toko mainan adalah peluang bisnis yang menjanjikan, apalagi jika kamu bisa memilih lokasi yang strategis. Tapi jangan asal pilih tempat! Lokasi yang salah bisa membuat toko sepi pembeli, meskipun produkmu berkualitas. Lalu, bagaimana cara memilih lokasi toko mainan yang benar-benar bisa mendatangkan traffic?
Berikut ini adalah panduan praktis yang bisa kamu terapkan sebelum memutuskan menyewa atau membeli tempat usaha:
1. Kenali Target Market Toko Mainanmu
Langkah pertama: pahami siapa target utama pembelimu. Apakah kamu menyasar:
- Orang tua muda dengan balita?
- Sekolah-sekolah TK dan PAUD?
- Komunitas parenting?
Mengetahui ini akan membantumu memilih lokasi yang dekat dengan pusat aktivitas target pasar, seperti kawasan perumahan keluarga muda, sekolah, atau area rekreasi anak.
2. Pilih Lokasi dengan Tingkat Lalu Lintas Tinggi
Traffic di sini bukan hanya kendaraan, tapi juga foot traffic alias lalu lintas pejalan kaki. Lokasi seperti:
- Dekat minimarket besar
- Pusat perbelanjaan lokal
- Tepi jalan utama dengan parkiran yang mudah
adalah contoh tempat strategis. Semakin banyak orang lewat, semakin tinggi peluang toko kamu dikunjungi.
Baca Juga : Pusat Grosir Perlengkapan Bayi Termurah Area Jakarta
3. Amati Kompetitor Sekitar
Cek apakah ada toko mainan lain di sekitar. Jika ada, analisis apakah kamu bisa tampil beda dari mereka — misalnya, dari segi harga, konsep, atau produk lokal edukatif.
Kalau kamu satu-satunya pemain di area tersebut, justru itu bisa jadi potensi pasar besar.
4. Perhatikan Aksesibilitas dan Parkir
Orang tua yang ingin belanja mainan pasti butuh akses yang mudah. Lokasi yang sulit dijangkau, tidak punya area parkir, atau berada di dalam gang sempit biasanya akan membuat pelanggan berpikir dua kali.
Lokasi ideal adalah yang bisa diakses motor dan mobil dengan mudah, serta memiliki tempat parkir minimal 1–2 kendaraan.
5. Cek Potensi Kolaborasi Lokal
Apakah di sekitar lokasi terdapat:
- Sekolah atau bimbingan belajar?
- Klinik anak?
- Playground indoor?
Jika ya, maka kamu bisa membangun kerja sama promosi seperti bagi-bagi voucher belanja, pemasangan banner, atau program referensi. Lokasi seperti ini bisa membuka peluang branding secara alami.
6. Analisis Data Demografi & Daya Beli
Cobalah untuk mencari data tentang:
- Jumlah keluarga dengan anak usia 1–8 tahun di area tersebut
- Tingkat penghasilan rata-rata warga sekitar
- Pola belanja mainan di wilayah tersebut (online vs offline)
Kamu bisa dapatkan info ini lewat RT/RW, kelurahan, atau survei singkat ke warga sekitar sebelum memutuskan.
7. Lakukan Tes Lokasi
Jika masih ragu, kamu bisa coba soft opening di lokasi tersebut selama 1–3 bulan, misalnya dengan konsep toko popup atau booth kecil. Lihat bagaimana respons pasar secara nyata sebelum mengeluarkan dana lebih besar untuk renovasi atau sewa jangka panjang.
Kesimpulan
Lokasi adalah salah satu elemen krusial dalam keberhasilan toko mainan. Memilih lokasi yang salah bisa menghambat pertumbuhan usahamu, sementara lokasi yang tepat bisa membuat toko langsung ramai dari hari pertama!
🎁 Mau belajar langsung dari ahlinya tentang strategi memilih lokasi, mengatur layout toko, dan mengoptimalkan modal awal toko mainan?
📣 Ikuti Workshop Launching Toko Mainanmu Sekarang di Jakarta, 22 Agustus 2025 – dan DAPATKAN KUOTA GRATIS TERBATAS!
👉 Daftar sekarang sebelum kuotanya habis! Klik di sini untuk info lengkap dan pendaftaran.








